foto: Ilustrasi Unmanned Aerial Vehicles (UAV) solusi transportasi alternatif bebas macet, (gihub.org)
Kendaraan tak berawak untuk perjalanan penumpang menjadi solusi mobilitas untuk wilayah yang sulit dijangkau moda transportasi konvensional.
Drone telah berhasil digunakan untuk aplikasi militer dan dengan cepat diadopsi oleh sektor swasta, serta dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, untuk berbagai aplikasi.
Berbagai Prototype UAV (Unmanned Aerial Vehicles) berhasil dikembangkan, UAV merupakan pesawat mirip drone tanpa pilot di dalamnya. Operasional secara otonom menggunakan operator manusia menggunakan remote control atau secara mandiri oleh komputer onboard.
UAV dapat beroperasi menggunakan kombinasi teknologi, termasuk visi komputer dari CCTV dan kecerdasan buatan. Beberapa prototipe sedang dalam proses produksi diproyeksikan dalam kurun 5-10 tahun dari sekarang (2025-2030) menjadi sumber pendapatan.
Ada beberapa aplikasi potensial untuk UAV sebagai model mobilitas baru. Diperkirakan bahwa mereka dapat menjadi satu bagian dari perjalanan multimoda sebagai bagian dari sistem Mobility-as-a-Service (MaaS) yang lebih luas ( lihat kasus penggunaan ). UAV dapat beroperasi sebagai transportasi penumpang point-to-point (taksi udara).
Kemacetan di kota-kota besar merupakan problem utama di seluruh dunia, hadirnya UAV atau drone tak berawak merupakan solusi jitu mengurai kemacetan dan meningkatkan produktivitas penduduk kota, dan menghilangkan kejenuhan akibat harus menghabiskan 50 hingga 100 jam pertahun dalam lalulintas yang berdampak pada kesehatan dan kerusakan lingkungan.
Untuk wilayah terpencil dengan kondisi alam yang ekstrim UAV menjadi solusi alternatif mobilitas jarak jauh untuk pergerakan orang dan barang dari titik ke titik yang sudah ditentukan.
Comments
Post a Comment